DVISUAL.ID – Generasi milenial kini memainkan peran penting dalam menggerakkan UMKM. Mereka menghadirkan inovasi lewat teknologi digital.“Aku mulai bisnis kopi literan dari dapur rumah. Penjualannya naik setelah aku gencar promosi di TikTok,” ujar Sinta (27), pelaku UMKM di Surabaya, Selasa (23/9/2025).
Banyak milenial memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk. Konten kreatif dan interaktif jadi kunci agar UMKM bisa menjangkau konsumen lebih luas.“Sekarang bukan cuma jualan, tapi juga bikin cerita di balik produk. Itu bikin pelanggan merasa dekat,” kata Bagas (29), pengusaha kerajinan bambu asal Malang.
Data Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, 54 persen pelaku UMKM digital berasal dari generasi milenial. Mereka aktif membangun pasar daring, dari kuliner, fashion, hingga jasa kreatif.
Menurut Bagas, tren ini menunjukkan bahwa UMKM tak lagi dipandang bisnis kecil. Dengan strategi digital, produk lokal bisa bersaing di level nasional bahkan internasional.
Bagi milenial, UMKM bukan sekadar sumber penghasilan. Ini adalah cara menyalurkan kreativitas, menciptakan lapangan kerja, sekaligus menjaga kearifan lokal.
















